Asal usul
Pekalongan
Nama Pekalongan berasal dari istilah setempat HALONG - ALONG yang artinya
hasil yang berlimpah. Jadi Pekalongan disebut juga dengan nama PENGANGSALAN
yang artinya pembawa keberuntungan. Nama Pengangsalan ini ternyata juga ada
dalam babad Mataram (Sultan Agung).Pekalongan juga terkenal dengan sebutan Kota
batik.
Produk unggulan
Kota Pekalongan
1. 1.
Batik
Pekalongan dikenal sebagai Kota Batik mempunyai potensi besar dalam kegiatan pembatikan dan telah
berkembang begitu pesat, baik dalam skala kecil maupun besar.Batik ini telah
mampu mengeksport ke berbagai negara antara lain Australia, Amerika, Timur
Tengah, Jepang, Cina, Korea dan Singapura.Bagi pecinta batik, Pekalongan
merupakan tempat yang tepat untuk mencari batik dan aksesorisnya, karena
Pekalongan adalah tempat pasar batik, butik batik serta grosir batik, baik
batik asli (batik tulis) maupun batik cap, batik printing, batik painting
maupun sablon dengan harga bervariasi.
2. 2. Kerajinan serat alam
berbahan baku berupa enceng gondog, pelepah pisang dan gedebog pisang, serat
nanas serta serat alami lainnya, para pengusaha kecil memanfaatkannya untuk
berbagai kerajinan seperti tas, baju, interior rumah dan lain - lain.
3 .3. Pertenunan ATBM ( Alat
Tenun Bukan Mesin )
ATBM merupakan industri kecil dengan hasil produksinya antara lain :
handuk, kain ihrom, interior rumah dan lain - lain. Produksinya telah
memasuki pangsa eksport antara lain : ke Jepang, Singapura, Amerika dan
Eropa.
Kesenian dan Kebudayaan
1. Tari
sintren
Trari Sintren adalah kesenian tradisional masyarakat Pekalongan dan
sekitarnya, merupakan sebuah tarian yang berbau mistis / magis yang
bersumber dari cerita cinta kasih Sulasih dan Raden Sulandono.saat itulah
setiap diadakan pertunjukan sintren sang penari pasti dimasuki roh
bidadari oleh pawangnya. Sintren diperankan seorang gadis yang masih suci
(perawan), dibantu oleh pawangnya dan diiringi gending 6 orang.
Pengembangan tari sintren sebagai hiburan rakyat, kemudian dilengkapi
dengan penari pendamping dan pelawak.
2. 2. Simtud durar
Simtud durrar
merupakan kesenian tradisional yang bernafaskan Islam dengan menggunakan Rebana
dan Jidur sebagai alat musiknya. Kesenian ini beranggotakan antara 15 orang
hingga 20 orang, dengan diiringi musik mereka melantunkan puji-pujian atau
sholawatan sebagai ungkapan syukur dan permohonan keselamatan dunia dan akhirat
pada Allah SWT.
3. 3. Syawalan
Adalah upacara
adat bagi umat Islam yang berada di Pekalongan dan sekitarnya untuk menyaksikan
pemotongan LOPIS BESAR (bahasa Jawa : LEPET GEDE) yang mempunyai ukuran
diameter kurang lebih 150 cm, berat 185 kg dan tinggi 110 cm. Kegiatan ini
diselenggarakan 1 minggu setelah hari raya Idul Fitri oleh Walikota / Pejabat
Muspida.
Makanan khas
1. 1.
Nasi megono (bahasa Jawa : sego megono)
Kota Pekalongan terkenal dengan makanan khasnya yang disebut MEGONO, yaitu
sejenis lauk yang terbuat dari nangka muda (gori) yang dicincang halus dicampur
dengan urapan kelapa parut dan sambal urapan (kluban).. Megono ini sangat enak
dan cocok sebagai lauk sarapan pagi, cocok juga dipadu dengan lauk apapun juga.
Bahkan hanya ditemani dengan tempe goreng dan sambal kecap, rasanya sangat
nikmat. Di Kota Pekalongan, Megono sangat mudah dijumpai.
2.
2. Tauto
Tauto adalah makanan khas Pekalongan sejenis Soto, hanya saja untuk Tauto
bumbunya ditambah dengan TAUCHO, yaitu sejenis penyedap semacam saus yang
mempunyai aroma khas dan bahan pembuatannya dari kedelai. Seperti halnya dengan
Soto, Tauto juga dicampur dengan daging dan jerohan serta so'on (sohun), enak
sebagai lauk nasi namun lebih enak dimakan pakai lontong.
3. 3.
Garang asam
Garang asam adalah makanan sejenis rawon, khas dari daerah Pekalongan. Tetapi
untuk garang asam, kuahnya diberi banyak tomat, sehingga memberikan rasa asam
namun segar. Garang asam biasanya dicampur dengan daging, jerohan atau telur.
4.
5.
4. Keripik tahu
Seperti halnya tempe, tahu pun bisa dibuat keripik. Bumbu dan cara pembuatannya
tak jauh berbeda. Dengan kerenyahan dan kenikmatan rasanya, membuat keripik
tahu cocok untuk lauk (sebagai pengganti kerupuk) dan cocok juga untuk makanan
cemila.
Ini lah tentang kota
asal dimana aku dilahirkan dan di besar kan.